Bupati Tabanan Hadiri Secara Langsung Pengarahan Presiden RI di Gedung Wiswa Sabha

Tabanan PR – Dalam rangka kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo ke Provinsi Bali, Bupati Tabanan, Dr I Komang Gede Sanjaya S.E., M.M menghadiri undangan terkait Pengarahan Presiden RI kepada Forkopimda se-Provinsi Bali yang juga dihadiri oleh Gubernur, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi Bali, Pangdam, Kapolda, Kajati dan seluruh Bupati dan Walikota Se-Bali yang digelar langsung di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali dan ditayangkan secara virtual, Jumat (8/10).

Arahan langsung dari Presiden RI terkait persiapan Provinsi Bali terhadap rencana pembukaan bandara untuk wisatawan mancanegara pada 14 Oktober 2021 mendatang, sekaligus membahas angka penurunan kasus Covid-19 yang dinilai dapat teratasi dengan baik, serta rencana pelaksanaan event internasional G20 2022 Bali Summit yang akan diadakan pada tahun 2022 sebagai momentum bangkitnya perekonomian Bali.

Presiden terus berpesan agar sikap masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan tidak boleh lepas. Meskipun kasus melandai, ia mengatakan, kita tidak boleh lengah untuk terus berjuang menurunkan kasus harian nasional.

“Pengalaman negara lain harus kita jadikan neraca untuk pengalaman kita, bahwa disiplin protokol kesehatan itu sangat menekan angka penyebaran Covid” ujar pria kelahiran Surakarta yang akrab disapa Jokowi itu. Ia menegaskan, pentingnya vaksinasi bagi masyarakat untuk dapat mengatasi peningkatan angka kematian. Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa angka vaksinasi masyarakat juga harus meningkat. Perkembangan kasus aktif di Bali memang sudah turun 95% dari puncak kasus dan dirasa sangat drastis.

Lebih lanjut dalam arahannya, Presiden Jokowi memberikan apresiasi terhadap jajaran Pimpinan daerah dan Forkopimda yang dirasa telah dengan baik menurunkan kasus penyebaran Covid-19 di pulau Bali. Kesiapan BOR di Rumah sakit, berikut ketersediaan oksigen, obat dan multivitamin di seluruh Kabupaten juga dinilai baik dan berlimpah. “Pertahankan kasus serendah mungkin dalam waktu yang lama, tekan terus. Tapi betul-betul harus ada konsistensi. Pengalaman di negara lain jangan sampai terjadi di negara kita apalagi pulau bali. Tetap hati-hati dan waspada” pesannya.

Menanggapi anjloknya pariwisata asing di Bali hingga sempat minus di angka 97% selama masa PPKM, Jokowi berpesan agar detail infrastruktur, pengelolaan dan pengendalian manajemen secara makro dan mikro harus dipahami betul, sehingga moment pembukaan pariwisata bagi wisatawan asing pada tanggal 14 harus bisa berjalan lancar dan dipersiapkan dengan baik. Sehingga moment tersebut bisa menjadi langkah awal bagi kesiapan Bali menyambut perhelatan besar event internasional G20 2022 Bali Summit yang akan dihadiri oleh 20 negara mendatang. “Kita harus mampu membuktikan bahwa Bali betul-betul sudah pada kondisi yang normal dan siap untuk menerima tamu siapapun dan dari negara manapun” sambungnya.

Bupati Sanjaya menanggapi secara positif serta mengapresiasi arahan langsung dari presiden. “Kami di Kabupaten Tabanan, tentunya sangat siap dengan rencana pembukaan bandara bagi wisatawan asing ini dan mengapresiasi perhelatan besar yang akan diadakan di Bali, semoga bisa segera menaikkan pariwisata di Bali dan perekonomian masyarakat juga bisa kembali pulih” Ujar Sanjaya.

Sanjaya juga mengungkapkan bahwa obyek-obyek pariwisata di kabupaten Tabanan telah menyiapkan diri dengan baik dan selalu mengutamakan protokol kesehatan. Selain itu, Bupati Tabanan juga berharap agar pembukaan bandara ini mampu membangkitkan pendapatan di sektor pariwisata yang berimplikasi kepada menggeliatkan perekonomian masyarakat Bali, khususnya bagi masyarakat Tabanan. @humastabanan,-

0
0
0
s2sdefault