bupati dan wakil bupati tabanan

Bupati Sanjaya Apresiasi Persatuan Krama Pemenang dalam Membangun Yadnya

Tabanan PR – Kembali, di sela-sela kesibukannya sebagai seorang Kepala Daerah, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, selalu menyempatkan diri mendukung pembangunan yang dilakukan masyarakat. Seperti halnya kali ini, dengan mengajak jajaran menghadiri undangan upacara Pitra Yadnya Ngaben Bersama yang dilaksanakan oleh krama/masyarakat Banjar Adat Pemenang, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu, (23/11).

Kegiatan Ngaben Bersama ini juga dihadiri Anggota DPR RI I Made Urip, anggota DPRD Tabanan Putu Eka Putra Nurcahyadi, Sekda, para Asisten dan OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Kediri. Tepatnya di Balai Banjar Adat Pemenang, kehadiran Orang nomor satu di Tabanan beserta jajaran disambut hangat oleh krama Banjar Adat Pemenang yang saat itu nampak didampingi oleh Perbekel, Bendesa Adat, para Manggala Karya dan juga tokoh masyarakat setempat.

“Titiang bersama jajaran dan teman-teman di legislatif sangat mendukung pelaksanaan Yadnya ini, dimana selama 10 Tahun menjadi Wakil Bupati dan sekarang hampir satu setengah tahun menjadi Bupati, titiang ketika turun di tengah-tengah masyarakat banyak sekali menghadiri upacara Yadnya serupa. Titiang di Pemerintah, tiang selalu mendorong, mendukung dan memberikan apresiasi,” ucap Sanjaya.

Disamping dikatakan Sanjaya hal ini merupakan sebuah kewajiban bagi seluruh umat Hindu dalam konsep Tri Rna, begitupun program Desa Adat, juga sebagai cerminan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dimana membangun sebuah keharmonisan, keseimbangan sekala dan niskala, melalui pembangunan masyarakat, budaya dan lingkungan yang dikonsepkan oleh Para leluhur. Untuk itu, Bupati Sanjaya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya buat persatuan dan kekompakan yang ditunjukkan krama Banjar Adat Pemenang.

Bupati Sanjaya juga meyakini, dalam konsep membangun karya, manggala karya pasti memikirkan untuk meringankan beban masyarakat. Untuk itu, Bupati Sanjaya meminta agar kegiatan seperti ini terus ditingkatkan, disamping untuk meringankan dari segi materiil juga dari segi moril. Dimana, selaku umat Hindu tidak terlepas dari upacara Yadnya, kedepannya konsep seperti ini terus ditingkatkan sehingga terwujudnya masyarakat yang Aman, Unggul dan Madani.

“Luar biasa niki hubungan pemerintah dengan krama titiang di Banjar Adat Pemenang ini sudah baik, tetap dijaga keharmonisan dan persatuan ini. Pemerintah mengayomi masyarakat, begitupun juga dengan masyarakat tiang disini juga saya harap saling bahu-membahu membangun Tabanan. Persatuan disini luar biasa sekali,” puji Sanjaya.

Sesuai Keterangan Bendesa Adat Pemenang Made Raka, kegiatan Ngaben Bersama ini juga ditujukan untuk melaksanakan pembersihan melalui upacara Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya menyambut upacara Ngenteg Linggih di wilayah setempat. Kegiatan Ngaben Bersama ini diikuti oleh 36 Sawa, 3 Sawa Ngerorasin, 31 Sawa Ngelangkir, 5 Sawa Ngelungah, 39 Sawa Ngelangkir dan 51 Orang Metatah. Dengan masing-masing biaya 4 Juta rupiah untuk Sawa Ngaben, Ngerorasin 2 Juta rupiah, Ngelangkir 350 ribu, Ngelungah 400 ribu dan metatah 700 ribu. @prokopimtabanan,-

0
0
0
s2sdefault
Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Tabanan