Jadi Pemateri Sekolah Kepala Daerah : Bupati Eka Tularkan Semangat Investasi Hati

  • 29 Januari 2018
  • Dibaca: 75 Pengunjung
Jadi Pemateri Sekolah Kepala Daerah : Bupati Eka Tularkan Semangat Investasi Hati
DOWNLOAD APP TABANANKAB.GO.ID

DEPOK  - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menjadi pemateri dalam acara Sekolah Kepala Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Acara Sekolah Kepala Daerah merupakan sebuah pelatihan bagi seluruh calon kepala daerah dari PDIP. Acara tersebut digelar PDIP di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/1/2018). Sebagai pemateri, Bupati Eka membekali para peserta dengan semangat investasi hati. Bupati Eka percaya semakin banyak perbuatan baik yang dilakukan, niscaya investasi kebaikan yang ditabung juga akan semakin banyak.

 “Investasi hati adalah sebuah kampanye yang saya ciptakan sendiri. Investasi hati adalah gerakan mengajak orang lain melakukan perbuatan yang baik. Semakin banyak kita berbuat baik, maka semakin banyak pula investasi kebaikan yang telah kita tabung. Jika tabungan kebaikan kita banyak, niscaya akan selalu ada pihak lain yang berbuat baik pula kepada kita. Begitulah semangat dari investasi hati yang ingin saya sebarkan”, ujar Bupati Eka.

 Dirinya juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada PDIP karena telah mendapat kesempatan menjadi pemateri dalam acara ini. Dirinya berharap pengalaman dirinya sebagai Bupati di Tabanan dapat diaplikasikan dengan baik lagi oleh kepala daerah lainnya.

 “Saya mengucapkan terima kasih kepada PDIP karena telah diberi kesempatan menjadi pemateri pada acara ini. Saya sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar. Semoga apa yang saya lakukan bisa menjadi inspirasi daerah lain untuk menjadi lebih baik lagi,” ungkap Bupati Eka.                                                                                           

Pada kesempatan tersebut Bupati Eka juga  menceritakan strateginya dalam memimpin daerah dengan keterbatasan anggaran, seperti keberhasilan Tabanan membuat jalan raya sepanjang 500 KM yang merupakan hasil kerja sama pemerintah dengan masyarakat.

 “Pemerintah menyediakan alat dan bahan, sementara masyarakat yang mengejerjakannya. Kami juga punya program transportasi umum gratis untuk anak sekolah. Pemerintah menyediakan mobilnya, masyrakat yang menjadi supirnya. Kita latih para petani, nelayan, pelaku ekonomi kreatif  untuk mengembangkan industrinya, kemudian produknya kita jual ke para pegawai negeri sipil. Intinya adalah gotong royong, semuanya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Kalau di Tabanan bisa, saya harap di daerah lain pun bisa diterapkan”, ungkap Bupati Eka.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk semakin memupuk politik dengan ideologi Pancasila

 “Pelatihan ini dibentuk oleh Ibu Megawati agar kader dapat menanamkan politik ideologi Pancasila. Politik dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, jadi kita harus menjaga tradisi politik sebaik-baiknya. Oleh karena itu sekolah kepala daerah ini didirikan sebagai sarana untuk melatih calon pemimpin yang berideologi pancasila. Tujuan sekolah kepala daerah ini adalah untuk persiapan pemilu 2018”, jelas Hasto.

 Sebanyak 88 calon kepala daerah dan wakil yang diusung PDIP akan mengikuti pendidikan hingga 1 Februari mendatang. Selain Bupati Eka, mereka akan mendapat materi dari Hasto Wardoyo, Bupati Kulon Progo, Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan Misbah juga akan menghadiri agenda itu. (***)

  • 29 Januari 2018
  • Dibaca: 75 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita